MEMENUHI undangan SaCyC yang berulangtahun ketiga, Sabtu, 25 Juli 2009 untik gowes bareng ek Cianten, Leuwiliang Banten, akhirnya KGCers yang berangkat saya, Mas Pung, Supri, Yusri, Mas Paulus, dan Kang Ush bersama Tahucocol,
Start dari komplek Arco Sawangan, pukul 7-an sampai di Karacak tempat finish trek pukul 10-an. Butuh 1 jaman untuk sampai ke start trek yang berjarak sekitar 20 km dari Karacak
dengan jalan menanjak. Sepeda dan penunggangnya sama-sama diangkut pick-up. Jalanan menanjak dan meliuk-liuk sempat membuat seorang peserta mual dan “nembak” oekk..oek..
Saat menuju start trek di kebun teh Cianten tanda-tan hujan sudah mulai. Akhirnya hujan memang turun beneran. Seperti ditumpahkan dari ember.
Namun pemandangan yang memikat tak menyurutkan sekitar 70-an goweser. Kami langsung berangkat ditemani hujan cukup deras. Langsung disapa jalan menanjak dan menurun
di kebun teh sebelum akhirnya masuk ke kawasan pabrik teh.
Di sini ada ransum makan siang sebab memang waktunya makan siang. Boleh pilih menu ayam goreng kremes atau ikan mas bumbu kuning he..he Read the rest of this entry »
Kita–Tim TI Kompas– jadi dong oproad kecil2an di puncak, walaupun setengahnya doang. 20-21 Juli 2009 (Minggu/Senen) kita ada acara outing di puncak. Senin pagi acaranya adalah tea walk dari penginapan (puri anindita) ke gunung mas. Selain biar jalan sehat, ternyata bus besar memang tidak bisa masuk ke lokasi. Jadi temen2 balik ke Jakarta memang dari gunung mas.
Sementara yang laen langsung balik ke Jakarta, jam 9 kami bertuju (kayak ben 7 aja) nerusin sepedaan dari gunung mas. Sempat panic ketika merakit sepeda (yg sudah disimpan di gudang kantor gunung mas) ternyata baut quick release salah satu sepeda ilang waktu di transport. Coba cari2 pertolongan ke mas didit u/ cari bengkel sepeda terdekat gagal (lebih tepatnya gak diangkat L).
Ilmu McGyver nongol deh, baut diganti dengan hasil mreteli lampu kucing. (Hoooii…!!!!!bahaya!! SAFETY FIRST !) Read the rest of this entry »
JUMAT (22/5) pagi pekan lalu, kantor baru saja hendak beroperasi, datanglah seorang lady biker ke kantor saya. Ia dari rumah, di Petukangan, menuju kantornya di Matraman. Seminggu rata-rata 3 kali gowes to work, dan pagi itu sepedanya kena masalah. Tidak ingin terganggu masuk kerja, kebetulan ia pernah mendapat info dari seseorang… yg lalu entah bagaimana pangkal mulanya, hingga output di ujungnya bisa berbunyi menjadi:
“Mau ketemu sama orang bengkel sepedanya, Mbak… Pak Nugroho namanya.”
Urutan registry di benak si penerima tamu adalah:
1. Apakah betul ada bengkel sepeda di Palmerah Selatan
2. Bila pun ada, apakah betul tukang bengkel sepedanya bernama Nugroho
3. Bila pun si tukang bengkel sepeda bernama Nugroho, apakah ini “Nugroho” yg “Nugroho” boss-nya.
Hasilnya, in total:
Tidak ada bengkel sepeda di Palmerah Selatan, dan “Nugroho” terdekat yg dikenal selama ini paling tidak memang tidak pernah mengaku kalau (juga) berprofesi sebagai tukang/pemilik bengkel sepeda.
Tapi lha wong secara aturan kerja yg namanya tamu harus mendapat pelayanan selayak-layaknya, maka sang Lady Biker pun diminta menunggu sebentar sementara pertolongan darurat dicarikan agar ia tidak harus sampai bolos kerja. Tentu saja ia jadi tersipu tidak enak karena sudah serius menganggap “ada bengkel di Palmerah Selatan, yg pemiliknya bernama Pak Nugroho”.
Sayangnya, mungkin karena kesibukan kerja, kisah ini baru bisa disampaikan kepada Nugroho Himself di hari Senin kemudiannya.
Tidak ada foto dokumentasi — apalagi yg bernilai jurnalistik — dijepretkan Jumat pagi itu. Tapi kisah ini nyata. Bukan fiksi. :))
TERNYATA sepedaan pagi-pagi banget terbukti lebih cepat. Hari masih gelap, sekitar pukul 05.30 start gowes hanya sekitar 50 menit saja sudah tiba di pelataran kantor. Biasanya sejarak 27 kilometeran itu ditempuh dalam waktu 1 jam 15 menitan. Cuma memang perjalanan Minggu (17/5) pagi tadi lewat jalan depan alias Ciputat-LebakBulus- Kebayoran Lama. Biasanya, sih lewat Bukit Dago Tol-Jl Merpati-Jl Kompas- Pengairan-Bintaro Tanah Kusir. Pagi hari juga udara agak lebih bersih dan segar, dan lalu lintas masih lengang..
Sengaja berangkat pagi, ceritany mau ikutan survey buat funbike ulang tahun Kompas, Juni mendatang. Kali ini KGC kembali mendapat tugas menyelenggarakan funbike. Sudah terbukti kok, beberapa kali KGC bikin kegiatan serupa dan sukses-sukses saja. (Dan yang jelas, bisa menghemat banyak alias gak muahal… ha..ha). Seringkali kita malah mikir, kalau ada pihak di luar kantor ngajak kita untuk bikin funbike, bisa saja kita tangani ha..ha. Bukan untuk tujuan komerasial tentu. Tidak pantas ya rasanya kalau memanfaatkan komunitas untuk kepentingan komersial. Jadi ya untuk tujuan sosial dan memperlebar persaudaraan penyepeda saja. Sekalian memasyarakatkan sepeda dan menyepedahkan masyarakat… lha? (Slogan Orba Mode: ON) Read the rest of this entry »
Pagi tadi, eh… kemarin ding, ada pesan YM masuk! Parkiran penuh, Cak! Woooo…..mantap! Kalo penuh artinya 12 orang hari ini bersepeda ke kantor. Masih kecil sih dibanding jumlah karyawan. Hanya sekitar 1 persen. Tapi yang menggembirakan, kemarin hari Selasa. Bukan Jumat yang secara tradisi jadi “Hari Sepeda”. Kalo Selasa saja penuh, bagaimana jadinya parkir di hari Jumat nanti ya?
Pertumbuhan sepeda di kantor belakangan ini memang sangat pesat. Hampir tiap pekan ada saja karyawan yang beli sepeda. Hari Minggu lalu saya liat sendiri, dua karyawan Pracetak membawa seli kembar, gres. Di kesempatan yang sama, fotografer Idea juga memamerkan Dahon anyarnya. Bahkan denger-2 dia borong dua sepeda sekaligus! Nah, kalo ditotal pehobi sepeda di kantor bisa mencapai 30 an lebih. Read the rest of this entry »
Seperti biasanya, pada hari sabtu 17 Mei 2008 saya dan teman-teman (fami doang) KGC bersepeda di jalur offroad.Kali ini sasarannya adalah jalur Pondok Pemburu sampai Gunung Pancar. Kami benar-benar “buta”dengan jalur ini, bisa dibilang agak nekat juga, karena kami berdua belum pernah sama sekali mencicipi jalur ini.
Dengan bermodal peta tidak layak (format:JPG )tanpa skala yang jelas,segenggam GPS, dan dengan sedikit “kesoktahuan“. Kami memulai offroad ini dengan menyewa angkot di terminal sentul menuju sebuah pertigaan di daerah Bojongkoneng.
Read the rest of this entry »
Hari Sabtu, 12 januari 2007 akhirnya saya dan teman-teman dari KGC akhirnya kesampean juga bisa mencicipi jalur sepeda di Bodogol yang terletak tidak jauh dari Lido , Sukabumi, Jawa Barat. Peserta kali ini tidak terlalu banyak , 6 orang saja (2 orang udah pernah). Sebulan yang lalu niat untuk menjajal jalur ini batal gara-gara hujan yang terus menerus mengguyur. Berdasar informasi, jalur ini sulit dilalui bila musim hujan tiba. Ketika cuaca mulai cerah , kami langsung merencanakan offroad sabtu kemarin di Bodogol. Ternyata, jalur ini lumayan menyenangkan , tanjakannya landai, downhillnya seru dan pemandangannya juga indah. Sayang, insiden kecil di warung indomie sedikit memberi kesan yang kurang menyenangkan. lebih lengkapnya…..
Read the rest of this entry »
Nyali atau bahasa Inggrisnya: “Guts”. Tiap orang pasti memilikinya. Nyali terhadap sesuatu hal (ataupun berbagai hal). Si Nyali ini bisa menjadi kebanggaan dari orang yang memiliki tersebut.
Menurut saya memang nyali seperti itu, hanya saja ada faktor lain yang perlu disebut. Nyali itu kadang seperti halnya mood seseorang, kadang muncul, kadang tidak muncul. Tergantung keadaan dari individu pada waktu tersebut, dan juga keadaan sekitarnya.
Terkadang, dalam mengambil keputusan-keputusan penting dalam hidup, selain perlu pertimbangan yang matang berdasarkan pengalaman diperlukan juga sebuah nyali. Tapi kita di blog ini tidak akan bicara hal yang berat-berat deh, haha! Ya misalnya saja, proses seorang cowok berkenalan dengan cewek, tergantung dari tipe cowoknya, proses seperti ini juga butuh nyali (Tipe cowok playboy vs pemalu).
Seperti juga kejadian pagi tadi. Saya diajak teman-teman kantor untuk main sepeda di daerah JPG, Serpong. Biasanya saya memiliki nyali yang tinggi dalam menghadapi turunan-turunan bukit yang ada di jalur-jalur offroad ini. Namun, entah kenapa tadi pagi, nyali saya sedang tidak ada, mungkin karena saya juga sudah lama tidak offroad lagi ya (kira-kira dua bulanan lebih).
This morning I found this nifty do-it-yourself article on how to pack your bicycle. It’ll come in handy if you want to send your bike elsewhere. This is the link. The site, Bikemecca.com, provides lots of others information for you, bicycle lovers.

See these three samples of air filter that I use for cycling to work everyday. The lower two shown a baaadd pollution mark while the top one is freshly open from the plastic bag. I’ve tell you that pollution in Jakarta is worse than I thought, and this is one of the example. This is also the reason why I wear that funny looking pollution mask everyday. A friend of mine also suggest me to take a same amount of vitamin E and C everyday to help balance my body. Scary, imagine that toxic stays in your lunges!