Apr
20
Filed Under (Event, Umum) by Cak Kris

sepeda-kayu.jpgH. Abdulah ingin kembali ke masa lalu. Dengan pakaian Jawa \, lengkap dengan keris dan kuluk-nya, pria muraha senyum yang berpenampilan nyentrik ini mengayuh sepeda dari kayu. Ya, sebagaian besar komponen terbuat dari kayu. Kecuali tentu hub, rantai dan gear.
Penampilan H. Abdullah memang menarik perhatian peserta Fun Bike Green Festival. Apalagi setelah MC meminta pria itu atraksi di depan panggung dengan sepeda antiknya. Atraksi ini cukup menghibur, bukan hanya karena sepeda H. Abdulah, tetapi juga karena tingkahnya yang unik serta properti yang dibawa, mulai dari borgol, terompet sampai dot.
Beberapa fotografer dadakan pun langung mengabadikan pemandangan unik ini.

Apr
20
Filed Under (Event, Gowes) by Cak Kris

green-fest.jpgMenristek Kusmayanto Kadiman dan Menteri Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar ikut bergabung bersama 2000 lebih peserta Fun Bike Green Festival, Minggu (20/4) lalu, peserta dilepas oleh Ny. Rahmat Wiloelar, tepat pukul 07.00 WIB.
Seperti rencana setelah bendera dikibarkan, rombongan ini diawali oleh tim 18 yang terdiri dari anggota KGC dan B2W. Di belakangnya, rombongan VIP yang dikawal oleh Ketua Umum B2W Toto Soegito dan Ketua KGC, Agung Hartanto beerta panitia lainnya. Di belakang rombongan VIP baru para peserta dari beragam komunitas sepeda.
Rupanya, banyak peserta yang tidak sabar, ingin mengowes lebih kencang dari yang direncanakan. Apalagi setelah Pak Rachmat Witoelar memilih keluar rombongan di Seputar Senayan, lantaran ada acara lain. Dengan beragam bebunyian, beberapa peserta merangsek tim 18 yang membentuk formasi “pesawat siluman” untuk mengowes lebih kencang.
Ketika tamu VIP makin terdesak peserta, panitia langsung mengamankan ke dalam lingkaran tim 18. Dan laju rombongan bisa lebih konstan, sesuai rencana hingga garis finish.

Apr
18
Filed Under (Event) by Cak Kris

modof.jpgAcara Green Festival yang berlangsung mulai 18-20 April di Parkir Timur, Jakarta resmi dibuka, Jumat (18/4). Pembukaan itu ditandai dengan pelepasan burung oleh Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar yang diikuti para pimpinan perusahaan penyelenggara acara ini, Kompas, Unilever, Pertamina, Metro TV, Female Radio.

Menurut Nugroho F. Yudho dari Kompas Gramedia, acara ini merupakan edukasi kepada masyarakat bagaimana menyelamatkan bumi lewat kegiatan sehari-hari. Misalnya bagaimana cara menggosok gigi, mandi, pemilihan produk teh, hingga cara mencuci mobil yang hemat air. Selain itu ada beragam pameran produk seperti pembuatan kompos, pemanfaatan barang bekas, komunitas sepeda dll.

Apr
17
Filed Under (Event) by Cak Kris

FORMASI ”Pesawat Nighthawk” jadi pembuka jalan peserta Fun Bike Green Fest. Formasi ini akan diisi oleh 18 Road Captain yang berasal dari anggota Kompas Gramedia Cyclist (KGC) yang dibantu beberapa anggota B2W Indonesia. Uniknya, masing-masing akan memakai rompi dengan tulisan satu huruf yang bila digabung akan terbaca ”GREEN FEST” baik dari depan maupun belakang.


Formasi ”pesawat siluman” ini akan mengerucut jika rombongan melintasi jalan sempit.
Ya, harap maklum, untuk membentuk formasi ini paling tidak akan memakan lebar jalan 9 meter.


Ini memang sesuatu yang baru dalam pelaksanaan Fun Bike. Paling tidak, yang diadakan oleh Gramedia. Penasaran? Datang dan buktikan pada hari Minggu, 20 Desember April 2008. Sampai ketemu!

Jan
17
Filed Under (Gowes, from Personal Blog) by Cak Kris

Menaklukkan tantangan medan off road, perlu persiapkan mental, ketrampilan, dan strategi tepat. Meski anggota GC masih pemula, ternyata kita bisa!

Bagi sebagian pegowes di seputar Jakarta, track Jalur Pipa Gas alias JPG menjadi “beranda” jika ingin menekuni hobi ber-off road ria pakai sepeda. Artinya, cobalah dulu track JPG sebelum menjajal track-track lainnya.

Dari segi lokasi, track garuk tanah ini tak jauh dari ibu kota. Tepatnya di desa Lengkong Gudang Timur, Jombang, Tanggerang. Lokasi ini dihimpit antara Bintaro Sektor 9 dengan BSD. Jalan paling gampang menuju ke lokasi, masuk lewat jalan samping Polsek BSD.

Dari segi pemandangan, track JPG sangat variasi. Goweser bisa membelah kebun, rumpun bambu, perkampungan, melintas di pematang sawah dengan pemandangan yang benar-benar alam pedesaan. Tantangan juga sangat lengkap. Tanjakan dan turunan ada, dari yang biasa sampai ekstrem. Tapi goweser juga punya pilihan ”jalur wisata”. Ibarat sebuah tempat makan, JPG itu pujasera, pusat jajan serba ada.
Read the rest of this entry »