SEPEDA dikenal sebagai pesawat transportasi paling sederhana. Teknologinya tentu sudah sangat maju. Tetapi, canggih atau onthel, sepedaan itu ya sama saja digowes, diboseh atau dikayuh. Dari anak ingusan sampai aki-aki semua bisa melakukannya. Namun, ternyata ada juga ilmu bagaimana bersepeda dengan benar. Bagaimana agar bersepeda itu aman, dan tenaga yang dikeluarkan optimal, sebanding dengan kecepatan atau kekuatan nyepeda.
Walaupun dikenal sebagai alat transportasi sederhana, ada cara pula untuk memeliharanya. Enggak sayang barang, dan jahat banget jika sepeda hanya diperkosa setiap akhir pekan. Tetapi setelah itu teronggok di garasi atau di halaman rumah. Sepeda harus dianggap kekasih– kekasih gelap atau terang terserah. Dia harus diurus, disayang, diperhatikan sepenuh hati, hingga dielus-elus. Badan dan kelengkapannya harus dikenal, cara kerja dan cara memperlakukannya.
Nah, syukur Humas Kompas Gramedia dan KGC mengagas acara Coaching Clinic Sepeda, Jumat (1/5) lalu.
Sedianya, acara ini untuk internal KG saja. Maklum, beberapa waktu sebelumnya tempat maen kesayangan itu baru bekerja sama dengan Polygon untuk memberikan kredit sepeda kepada karyawan yang mau sehat
Jadi bagus jika buat para pemilik sepeda baru dan lama diberi bekal bagaimana bersepeda “dengan baik dan benar”. Namun, bersyukur pula pada akhirnya acara ini terbuka untuk para sahabat goweser dari mana pun. Jejaring facebook maupun milist rupanya memungkinkan, kita mengundang banyak teman dan saudara untuk bergabung bersama di klinik ini. Makanya, Jumat malam itu puluhan penyepeda berdatangan ke depan BBJ untuk mendengarkan kuliah dari para pendekar sepeda. Pada sesi ini Oom Djati Kesawa JPG, sembalap sepeda Marta Mufreni, David Rey,Yadi “Jalur Jati Asih” pun bersukarela memberikan ilmu dan pengalamannya. Bukan cuma melulu bagaimana mancal sepeda yang halal, tetapi bagaimana memandikan sepeda pun dibagi-bagi ilmunya.Ternyata beda-beda dikit saja ya, memandikan sepeda dan memandikan isteri itu… he..he..
Pengennya sih, acara semacam ini diadakan rutin. Jadi kalau tiap Kamis malam, ada pertunjukan jazz di BBJ. Boleh juga, kalau coaching clinic sepeda diadakan rutin.. sebulan sekali misalnya, dengan tema berbeda-beda. Bagus pula sebagai tempat kumpul-kumpul dan menjalin persaudaraan dengan para goweser dari mana pun? Gimana Oom Nug ??
(Foto lainnya sila intip di fesbuk Mbak Nana Tatyana Soebianto, Humas KG atau di kameranya Mas Didit