parkiran depan Gedung Humas KGKAMIS (30/4) magrib, saya ditelepon teman dari depan BBJ. “Kang aku udah di depan BBJ, parkir di mana ya?” katanya. “Masuk aja ke BBJ, pintu kanan depan Gedung Humas. Tuh di situ disediakan parkir sepeda,” kata saya.

Malam itu memang akan ada pertunjukan band GiGi di depan BBJ. Jadi teman-teman dari Rosela itu menyempatkan datang bersepeda.
Rada bangga juga rasanya bisa menunjukan tempat parkir sepeda. Di depan Gedung Humas itu memang biasa saya dan beberapa teman parkir sepeda. Ada beberapa rak parkiran — 3 jajar kalo enggak salah. Sisa rak malah masih ditumpuk di bawah pohon untuk menampung parkir sepeda jika dibutuhkan lebih banyak.(Kalau pas lagi rame sepedaan lumayan juga penuh sepeda parkir si situ. Belum lagi ada yang udah ngecup dengan kunci sepeda dipasang di rak parkir)

parkir nyelip di antara montor Eh, enggak lama kemudian, teman yang dateng bersama 3 penyepeda lainnya balik telepon. Di depan Humas enggak boleh masuk sama Om Satpam. Alasannya, kalau parkir di situ akan susah keluar karena penonton GiGi kemungkinan akan membludak.
Saya coba turun ke bawah. Tanya ke Om Satpam. Ternyata benar, sepeda-sepeda itu akhirnya harus diparkir, nyelip di antar parkiran montor. Kasian, digembok ke pager “rumah putih” di sebelah BBJ.
Sebenarnya, tempat parkir sepeda itu sudah lama disiapkan. Menurut Mas Nug, dia berencana menempatkan parkir sepeda itu secara istimewa. Tepatnya, di depan Gedung KG Palmerah, pas di “pintu masuk yang enggak bisa dimasuki” — ha..ha.. disebut bgt, soalnya aneh sekali: itu pintu masuk berbentuk joglo itu enggak pernah dibuka untuk bisa dimasuki—.

Kalau ada parkiran sepeda di situ tentu saja, bagus sekali.

Ya, paling tidak kantor Kompas Gramedia kita, dari Palmerah sampai Panjang, terlihat ramah sepedalah, kira-kira. Jadi enggak melulu disediakan parkir mobil dan sepeda montor yang di pojokan dkt WC sana. Saya pernah melihat juga tamu datang bersepeda, malah menggembok sepedanya di luar halaman gedung… he..he

Sampai sekarang memang rencana tempat parkir sepeda itu belum terwujud.
Alasannya, takutnya sudah disediakan berjejer tempat parkir sepeda, eh, tetapi enggak ada yang parkir…..

Gimana kalau logikanya kita balik??
Sediakan tempat parkir sepeda yang nyaman, siapa tahu yang sepedaan juga tambah banyak…

(Saya termasuk yang percaya, parkir sepeda yang ramah itu segera terwujud. Iya, kan Mas Nug ??)

Comments

tjahja gunawan on 4 May, 2009 at 8:22 pm #

Aksi konkret stop global warming antara lain mewujudkan kantor hijau, ktr yg pro lingk. Bebas polusi. Bukan hanya banyak tanaman dalam pot saja tapi juga aksi karyawan pengguna sepeda bisa diakomodasi. Produk KG adalah media, utk mencerahkan masyarakat. Alangkah baiknya, kalo parkiran utk sepeda bisa disediakan ama ktr.


gupta mahendra on 4 May, 2009 at 8:50 pm #

setuju mas! akan seru sekali kalau parkiran sepeda di palmerah lebih banyak :)


Dimas Eri on 5 May, 2009 at 8:52 am #

Di Palbar belum ada parkiran sepeda nih. Sepeda harus senderan di pager parkiran. Kepanasan, keujanan, kepentok stang dan kesenggol roda motor :#


diditho on 5 May, 2009 at 8:56 am #

@dimas.. parkir di palsel dim..hahahaha..


eEp on 6 May, 2009 at 7:03 am #

Salah satu kendala disediakannya parkiran sepeda adalah banyaknya pemilik sepeda yang “nitip” sepeda sampai berbulan-bulan. Contoh kasus yang diambil adalah lahan parkir sepeda Palmerah (belakang). Di sana banyak sepeda yang sudah bulukan, dijadikan sarang laba-laba, bahkan ada yang sudah bisa dijual mahal (jadi fosil).

Nah, jika bisa menjamin bahwa sepeda yang diparkir di situ hanya yang bener-bener B2W, mungkin bisa diperjuangkan lagi penyediaan lahan parkir sepedanya.

Atau, apa mungkin perlu dibuat aturan: 7 hari 7 malem parkir tanpa pemberitahuan, sepeda akan di-rumpon-kan?


Rahdian on 6 May, 2009 at 4:14 pm #

Saya percaya kalau Kompas sangat peduli dengan lingkungan. Jadi saya sangat optimis kalau Kompas akan segera menyediakan lahan parkir yang layak, indah, dan aman untuk para pengendara sepeda.


Yayat Sudrajat on 10 May, 2009 at 10:00 am #

Numpang untuk Mas Didith, saya kok susah akses ke Blog Mas Didith sekarang ya, ada apa? Saya test hampir 15 menit gak nyambung2. Mohon infonya apa kesulitan ini hanya dari saya seorang atau dari yang lain juga sama? Trims atas infonya.


diditho on 11 May, 2009 at 5:18 pm #

@yayat..blog saya masih bisa di akses kok..pake provider apa ya? hehe..sekalian ngecek..
sori ya teman2 kgc numpang ngejunk….


ush on 11 May, 2009 at 10:30 pm #

@yayat: blog saya gampang diakses, tapi kok gak pernah ada yang mampir ya… ha..ha


diditho on 18 May, 2009 at 11:52 am #

@ush: huahaha..makanya sering2 ninggalin link (alamat) blog di forum2 dan ngisi komentar… :-)


Yayat Sudrajat on 24 May, 2009 at 4:27 pm #

Betul mas Didith, saya pake speedy (emang banyak putus kek kek) tapi kalo lagi on sinyal sih ok). … ke blog mas didith 15 menit gak tembus. Padahal blog mas didith sangat berjasa buat saya he he. bener lho


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: