Apr
22
Filed Under (from Personal Blog) by Cak Kris

img_0270.jpgPagi tadi, eh… kemarin ding, ada pesan YM masuk! Parkiran penuh, Cak! Woooo…..mantap! Kalo penuh artinya 12 orang hari ini bersepeda ke kantor. Masih kecil sih dibanding jumlah karyawan. Hanya sekitar 1 persen. Tapi yang menggembirakan, kemarin hari Selasa. Bukan Jumat yang secara tradisi jadi “Hari Sepeda”. Kalo Selasa saja penuh, bagaimana jadinya parkir di hari Jumat nanti ya?

Pertumbuhan sepeda di kantor belakangan ini memang sangat pesat. Hampir tiap pekan ada saja karyawan yang beli sepeda. Hari Minggu lalu saya liat sendiri, dua karyawan Pracetak membawa seli kembar, gres. Di kesempatan yang sama, fotografer Idea juga memamerkan Dahon anyarnya. Bahkan denger-2 dia borong dua sepeda sekaligus! Nah, kalo ditotal pehobi sepeda di kantor bisa mencapai 30 an lebih.

Tapi apakah semua sepeda itu dipakai ke kantor, sebagai alternatif transportasi? Jawabannya: Tidak! Menjadikan sepeda sebagai alat tarnsportasi, seperti misi B2W memang hanya sebagian dari beragam alasan mereka membeli sepeda. Ada yang membeli sepeda bener-bener untuk ke kantor. Ada juga yang untuk offroad ato olahraga. Jadi ke luar garasi di akhir pekan. Ada pula yang beli sepeda untuk gaya-gayaan, mengikuti tren, untuk gaul dsb. Pemilik sepeda lebih banyak ngelapnya dibanding gowesnya.

Ya, sepeda sekarang ini tak sekadar alat transportasi dan olahraga. Punya sepeda sudah menjadi gaya hidup. Bahkan Sepeda pun sudah masuk golongan gadget.

Jadi yang pake sepeda ke kantor tiap hari tak perlu sinis ke offroader. Begitu juga sebaliknya. Yang menjadikan sepeda sebagai sarana gaul tak perlu menganggap “gila” ke pemilik sepeda yang tiap hari gowes ke kantor. Sepeda kini punya delapan penjuru mata angin kepentingan. Terserah orang mau pilih berada di mana. Hidup itu pilihan, to?

Comments

diditho on 22 April, 2009 at 12:02 pm #

wuihh..sepedanya agus2 J


Yayat Sudrajat on 6 May, 2009 at 12:59 pm #

kesengsem saya sama KGC, adain juga dong di Surabaya kalo bikin eventnya…. btw punya mas didith juga bagus banget. Merida … dilaman he he


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: